ATTENTION


Owner hanya ingin berbagi dan menghibur melalui blog ini..oleh sebab itu dimohon kepada para pengunjung blog untuk tidak menyalahgunakan isi/konten yang terdapat dalam blog ini..o(^_^)o

Tertawalah sebelum tertawa itu dilarang

Jagalah rahasia sulap sebaik-baiknya. Jangan mengulang trik yang sama kepada penonton yang sama. Sebab jika penonton minta ulang, mereka hanya ingin mengetahui rahasianya. Tanpa menjaga rahasia sulap percuma anda memainkan sulap. Hormatilah sesama pesulap



©written by Samuel Sigit S™

Sabtu, 21 November 2009


Kisah si Sinshe dan Tabib



Konon ada sepasang sahabat cina dan arab lagi kebingungan karena usaha mereka bangkrut. Setelah memutar keras otak mereka, mereka sepakat membuka pelayanan kesehatan. Maka si cina jadi sinshe, dan si arab menjadi tabib.
Setelah satu minggu praktek, si tabib tetap sepi pasien, namun si sinshe mulai kebanjiran pasien. Si tabib putar otak untuk melawan si sinshe.
Maka si tabib mengeluarkan jurus dengan memasang pengumuman di depan ruang prakteknya: Jika Tidak Sembuh Uang Kembali Tiga Kali Lipat
Taktik itu manjur, pasien lalu berdatangan ke si tabib. Giliran si sinshe sewot lalu mencari akal. Haiyaaa, lumayan kalo owe pulak-pulak sakit dan tidak sembuh dapat uang lha (baca dengan logat cina ya).Maz-V Emoticon

Lalu ia mendatangi si tabib.
Si Sinshe: Haiyaaa, tolong owe. Owe punya sakit mati lasa. Owe tidak bisa lagi lasain lasa setiap makanan yang owe telan, haiyaa
Si Tabib: Ana fikir itu gamfang ana sembuhkan.
Lalu si tabib memanggil asistennya.
Si Tabib: Hasaaannnn, cefat ente bawa kesini obat nomor 14.
Secepat mungkin si asisten yang bernama Hasan membawa obat nomor 14 dan oleh si tabib diberikan kepada si sinshe. Dan si sinshe langsung menguyah sebelum menelan obat nomor 14 tersebut.
Si Sinshe: Haiyaaa, ini bukan obat lhaaa, tapi ini tai ayam.
Si Tabib: Ente betul. Itu tai ayam. Berarti ente sudah sembuh dan tidak mati rasa lagi.Maz-V Emoticon

Si sinshe pulang dengan kesal karena kalah akal.Maz-V Emoticon Lalu ia kembali memutar otak berpikir mencari akal untuk mengalahkan si tabib dan sekaligus dapat uang si tabib. Maka kali ini si sinse kembali pura-pura sakit lupa yang sangat kronis.
Si Sinshe: Haiyaaaa tabib, owe sakit lupa palah sekali. Owe lupa semua pelistiwa dan memoli owe. Haiyaaa, tolong owe.
Si Tabib: Gamfang. Ana fasti tolong ente dan ente fasti sembuh. Obat ana mujarab sekali.
Lalu seperti biasa si sinse memanggil si Hasan sang asisten.
Si Tabib: Hasaaaaan, cefat ente bawa kemari obat nomor 14.
Si Sinshe: Haiyaaaa, owe tidak mau makan tai ayaaaam lg"Maz-V Emoticon
Si Tabib : ingatan ente sudah fulih .. Maz-V Emoticon
Si Sinshe : Maz-V Emoticon


@shared and edited by Samuel Sigit S™

Tidak ada komentar:

Posting Komentar